Advertisement

Advertisement

Jumat, 28 Agustus 2015

[Wisata Mistis Pariaman] Misteri GOR yang Terbengkalai

"Not Just A communiry but We Are family"
Hari sabtu tanggal 15 agustus 2015,tepatnya pada malam minggu banyak muda mudi berkeliaran dimalam itu, karena lokasi ekspedisi di tepi pantai tempat mereka nongkrong. tapi disisi wisata mistis agak jauh dari keramaian tersebut ekspedisi dilakukan disebuah GOR terbengkalai di daerah pauh kota pariaman, Ekspedisi ini merupakan ekspedisi pertama kami menjadi bagian keluarga besar Wisata Mistis Indonesia, dengan di tandai berkunjungan Wisata mistis jambi sebgai perwakilan dari Wisata Mistis indonesia untuk pra peresmian Wisata Mistis pariaman menjadi kelaurga besar Wisata Mistis Indonesia.
Pada malam itu kami berkumpul di daerah pantai kata. Omong-omong soal Pantai kata, bagi warga di daerah pariaman mungkin sudah tidak asing lagi dengan keindahan pantai yang satu ini, pantai yang masih sangat alami dan belum sepenuhnya terjamah oleh tangan manusia. Dijamin akan menghadirkan kesan yang berbeda bagi anda yang datang ke pantai ini, Lokasi pantai kata ini membentang sepanjang Nagari Taluak sampai ke Nagari Karan Aur, tidak jauh dari Selatan Kota Pariaman, hanya berjarak sekitar tiga Kilometer. Untuk menuju kesini, anda dapat menuju ke Nagari Taluak dengan menggunakan kendaraan pribadi ataupun dengan menggunakan kendaraan umum. Jika anda akan menggunakan kendaraan pribadi, maka anda dapat mencapai kesini dengan waktu yang lebih cepat, tidak perlu khawatir tersesat untuk menuju kesini, karena jalannya sangat jelas.Di balik keindahan pantai ini ternyata terdapat salah satu bangun yang terbengkalai dan sering menjadi bahan omongan masyarakat sekitar tentang ke angker bangun tersebut. Bangun tersebut merupakan gelanggang olahraga atau Gor yang sudah lama tidak terpakai. Awal eksepedisi pun dimulai setelah anggota lengkap kami langsung menuju GOR terbengkalai tersebut yang ada di daerah Pau, Pariman. GOR ini sudah lama dibiarkan kosong dan tidak terawat, bahkan dindingnya sudah ditumbuhi tanaman liar. Ekspedisi malam ini di ikuti sebanyak 24 orang anggota wisata mistis, yang terdiri dari 17 orang anggota wismis pariaman dan 7 orang anggota wismis jambi. sesampainya di dekat lokasi kami berkumpul untuk melakukan brieffing dan doa bersama sebelum melakukan kegiatan ekspedisi, kami pun berjalan menuju GOR terbengkalai tersebut , lokasi ini terletak di pinggir jalan, hanya ini satu-satunya lokasi yang gelap di antara tempat lainnya, masyarakat sekitar pun sudah tidak aneh akan tempat ini, salah satu mitos yang beredar seringnya penampakan hantu wanita menangis, yang sering menganggu warga.
Lokasi

Tim dan anggota masuk ke area bekas GOR dan kami langsung menuju kedalam, GOR itu pun sudah banyak di tumbuhi ilalang dan di kelilingi pepohonan, kami pun di bagi 2 kelompok, kelompok pertama menulusuri tribun kanan, dan kelompok kedua menelusuri tribun kiri.
Dalam tribun sebelah kiri sekitar tim metafisik wismis menjelaskan banyak sosok kuntilanak ada juga sosok dengan muka hancur , dan ada pula sosok banaspati dilokasi GOR tersebut, ada peserta ekspedisi yang ingin mencoba merasakan keberadaan mereka, dengan di bantu tim wismis, tangan peserta ekspedisi di suruh di dekatkan ke satu titik dan setelah beberapa saat tangan peserta pun merasakan seperti tersetrum, menurut tim di lokasi itu terdapat sosok pocong
Sedangkan penelusuran di dalam tribun kanan ada beberapa peserta ekspedisi yang mendengarkan suara lemparan dan suara gaduh, tapi setelah di cek tepatnya di kamar mandi tidak ada yang aneh., tim metafisik menjelaskan melihat sosok siluman berbadan besar memiliki tanduk yang melintas ke salah satu ruangan, ada beberapa peserta ekspedisi ikut merasa badannya ada yang menyentuh dan ada beberapa peserta yang kesurupan.
Penulusuran pun kita sudahi dan di lanjut ke acara selanjutnya yaitu uji nyali dan mediumisasi , kali ini ada dua pesrta uji nyali yang ingin merasakan interaksi dan ekstensi si makhluk astral.kedua peserta uji nyali berhasil menyelesaikan uji nyalinya selama 15 menit dan mendapatkan sensasi astral yang luar biasa dan ada peserta uji nyali yang melihat makhluk astral tersebut secara utuh.setelah itu diadakan mediumisasi dengan beberapa mediator.mediator yang pertama dimasuki sosok wanita yang menangis mengaku bahwa dirinya mati gantung diri dilokasi tersebut,dan hantu wanita ini tidak mau menjelaskan tentang lokasi.jin wanita tersebut dikeluarkan.setelah 3 kali ganti mediator belum ada jawaban pasti. setelah mediator keempat masuk sesosok siluman berbadan besar kebadan mediator. mediator dari salah satu anggota wismis Jambi ini pun duduk di tengah-tengah lingkaran anggota wismis, ketika sosok astral masuk dalam tubuhnya tiba-tiba dia berontak, tapi kami bujuk agar tenang dan coba tuk berkomunikasi. 
Peserta berkumpul
Kami pun bertanya tentang informasi dari tempat ini, sosok siluman ini mengatakan dulu tempat ini milik pemda hanya dipakai satu kali acara saja.dan pernah ada warga sekitar gantung diri dilokasi sehingga tempat ini ditutup.setelah tempat ini ditutup,banyak warga yang menjadikan tempat tersebut tempat pesugihan dan ada juga yang mencari nmor togel di lokasi ini.sehingga hawanya cukup menegangkan pada saat malam hari.dan mengenai sosok penampakan wanita yang menangis dan sering dilihat warga.siluman ini mengatakan bahwa sosok tersebut ingin disempurnakan ruh nya.
Dirasa cukup mediumisasi pun di akhiri, saat mengeluarkan sosok siluman di tubuh mediator tiba-tiba ada satu sosok lain yang masuk kedalam tubuh mediator,tim wismis sempat kaget karna sosok tersebut masuk secara tiba-tiba. sosok tersebut berpesan agar tersebut dibersihkan dan diberi penerangan agar hawa mistisnya berkurang, lalu sosok jin tersebut keluar dengan sendirinya, Alhamdulillah suasana mulai tenang dan kondusif kembali
Kami pun mengeakhiri kegiatan ekspedisi wismis malam ini dengan proses cleansing berguna untuk mengecek dan membersihkan kembali kondisi para anggota dari energy-energi negative yang menempel, semoga perjalanan ekspedisi wismis kali ini kita mendapatkan pelajaran dan sisi positifnya.
Sampai jumpa di Ekspedisi Wismis selanjutnya dengan tempat yang berbeda.


2 komentar:

  1. Balasan
    1. iya,. hari sabtu, 26 september 2015 kita mengdakan ekspedisi di smk pemda di ampalu,. ntar dateng ya,.. :D

      Hapus