Advertisement

Advertisement

Tentang Wisata Mistis

Wisata Mistis adalah sebuah wadah perkumpulan atau komunitas yang memiliki kesamaan hobi dan minat, yaitu bertualang,menginvestigasi dan meluruskan mitos-mitos yang beredar di Indonesia. Komunitas ini didirikan pada tanggal 10 April 2011.

Ekspedisi Wisata Mistis "Menguak Sisi Mistis Keindahan Tebing Keraton"

komunitas wisata mistis kali ini mengadakan ekspedisi ke salah satu tempat dataran tinggi di bandung utara, bisa di bilang kawasan wisata ini baru di kenal karena keindahaan panoramanya. Di tempat itu kita bisa melihat hamparan pohon pinus layaknya permadani, tempat itu dikenal dengan Tebing Keraton

Ekspedisi Sumedang 1001 Misteri Museum Geusan Ulun dan Gunung Kunci

Kabupaten yang terkenal dengan tahu sumedangnya yang gurih dan nikmat ini, ternyata menyimpan beribu-ribu misteri didalamnya.

Menelisik Lebih dalam soal Patung Pastor Verbraak Taman Maluku

Menelisik lebih jauh soal keberadaan Patung Pastor ditaman Maluku, Bandung. Taman yang juga menjadi menjadi salah satu paru-paru Kota Bandung ini menyimpan sebuah kisah simpang siur soal ke beradaan Patung Pastor Verbraak

EKSPEDISI WISATA MISTIS "MENELISIK MISTERI DAN SEJARAH DI DALAM GUNUNG PUNTANG"

Wisata Mistis mencoba melakukan ekspedisi ke salah satu lokasi di Bandung Selatan, lokasi ini sering termasuk dalam bumi perkemahan selain itu memiliki sejarah yang cukup tinggi, diantaranya terdapat bekas (runtuhan) bangunan radio pertama, serta sisa bangunan-bangunan lainnya yang merupakan bekas rumah pejabat belanda dulu, di sekitar lokasi juga terdapat Gua Belanda .

Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan

Rabu, 27 September 2017

[Wismis Malang] Misteri Makam Keramat Ki Gedhe Ndokowono Landungsari Malang



SEJARAH KI GEDHE NDOKOWONO 
Dari hasil observasi dan ekspedisi yang tim Wisata Mistis Malang lakukan di makam Ki Gedhe Ndokowono yang terletak di daerah Landungsari, Kota Malang tim mendapatkan informasi secara fisik maupun gaib tentang sosok Ki Ageng Ndokowono.

Menurut Bapak Tobat selaku Kamituo (Jabatan Kepala Keamanan Desa) dusun Klandungan dan Bapak Ladi selaku Juru Kunci makam keramat Ki Ageng Ndokowono, beliau berdua mengatakan bahwa Ki Ageng Ndokowono adalah seorang Punggawa Kerajaan Mataram (jaman Mataram Islam) dengan nama muda Aji Prawira dan beliau adalah salah satu prajurit dari Pangeran Diponegoro yang saat itu melakukan perlawanan (perang gerilya) dengan VOC antara tahun 1825 - 1830 M. Karena Pangeran Diponegoro dapat diperdaya oleh VOC dan diasingkan ke Ujung Pandang, maka banyak anak buahnya yang akhirnya menyebar terpecah ke seluruh Jawa Tengah dan Jawa Timur bahkan sampai Sumatra. Salah satunya adalah Aji Prawira yang sampe area Malang.

Aji Prawira melakukan perjalanan ke Jawa Timur yang akhirnya sampai di sebuah daerah yang oleh beliau dibuka menjadi dusun dan diberi nama dusun Klandungan karena banyak pohon Klandungan di daerah itu. Nama itu sekarang menjadi nama dusun yang desanya bernama Landungsari. Di dusun Klandungan tersebut Aji Prawira diangkat sebagai Kepala Dusun dengan sebutan Ki Ageng Ndokowono, sampai akhir hayat beliau dimakamkan di dusun Klandungan bersama istrinya beliau yaitu Nyai Ageng Ndokowono dan beberapa sahabat beliau.











Foto - foto di atas adalah Foto Makam Keramat Ki Ageng Ndokowono yang ada di ds. Klandungan Desa Landungsari Malang Jawa Timur. Foto ini diambil saat tim Wisata Mistis Malang melakukan observasi (tgl 14 September 2017) sebelum dilakukan ekspedisi (tgl 17 September 2017).

Saat awal observasi kami mendapatkan informasi dari Bapak Ladi bahwa di komplek makam Ki Gedhe Ndokowono ada larangan menggunakan bunga warna merah dan juga larangan bagi kaum wanita yang ingin ziarah tapi masih kondisi haid. Beliau bercerita bahwa ada yang pernah melanggar pantangan itu dan terjadi hal - hal yang tidak diinginkan bahkan sampai merenggut orang yang mencoba melanggarnya. Informasi inilah yang menjadikan tim Wisata Mistis Malang ingin sekali menguak misteri tersebut apa yang melatar belakangi kejadian tersebut apakah memang itu ada kaitannya dengan para penunggu gaib makam tersebut atau memang itu murni dari takdir yang dimiliki peziarah tersebut. Tim Wisata Mistis Malang memutuskan untuk melakukan ekspedisi malam hari tgl 17 September 2017 dengan terlebih dahulu minta ijin kepada Tokoh masyarakan ds. Klandungan Landungsari Malang, dan juga Juru Kunci makam keramat Ki Gedhe Ndokowono. Alhamdulilah proses perijinan lancer dan ekspedisi dapat kami lakukan sesuai tanggal yang telah ditentukan.

Hasil Ekspedisi dapat disaksikan di dalam video yang juga sudah kami share di awal artikel ini. Demikian ulasan kami mengenai Misteri Makam Keramat Ki Gedhe Ndokowono. Semoga bermanfaat.

Jika ada Yang benar pastinya itu datangnya dari Allah SWT, dan jika ada yang salah datangnya dari pribadi kami sendiri. Kami beristighfar kepad Allah SWT dan mohon maaf yg sebesar - besarnya. Kritik, saran dan komentar para Blogger kami selalu nantikan utk majunya komunitas Wisata Mistis khususnya Regional Malang.

https://wismismalang.blogspot.co.id/2017/09/misteri-makam-keramat-ki-gedhe.html

---Tim Wismis Malang---



Selasa, 16 Agustus 2016

[Special-Event] Anniversary Perdana Wisata Mistis Pariaman "Ketek Gadang Jo Samba Randang"

Alhamdulillah puji syukur pada Allah SWT, sehingga Wismis Pariaman bisa berdiri satu tahun jua, yang sudah senang kita jalani bersama dan terimakasih bagi masyarakat yang mensuport kami sehingga saat ini.

Special Event Anniversary
Untuk Menyambut Ultah Perdana kami membuat sebuah ivent yang hanya khusus kami selenggarakan, beragam agenda yang kami tambahkan guna menambah tumbuhnya semangat dan sekaligus memperkenalkan tempat-tempat wisata unik yang berbeda dari wisata pada umumnya  yang berapa di kota pariaman, bagi yang penasaran dengan hasil dokumentasi kami yuk klik.

Silahkan nonton dan klik yang di bawah sekarang.



"INDAK KAYU NAK JANJANG DIKAMPIANG"
Sampai Jumpa di Wisata Mistis Selanjutnya :)


Minggu, 10 April 2016

Setengah Dekade Wisata Mistis #5thWismis

Setengah Dekade Wisata Mistis berdiri, banyak proses yang telah terlewati, saat membandingkan wismis seperti anak kecil yang menginjak umurnya di usia yang ke 5 mungkin wismis sekarang sedang masuk proses belajar di taman kanak-kanak, sedang belajar menerima berbagai banyak karater manusia yang ada disekelilingnya, sedang menyesuaikan diri dengan kebebasan di dunia luar..

Ya di umur ke 5 ini, wismis sedang belajar membebaskan dirinya dengan dunia luar saling berinteraksi dengan berbagai komunitas, berbagai pihak di luar komunitas wismis, mencoba mencapai visi dimana wismis bisa berbagi, belajar dan mengharap kritik maupunsaran dari berbagai pihak agar atas apa yang dicita-citakan tercapai.

Selama 5 tahun ini wisata mistis tidak lepas dari konflik yang ada, karena sebuah komunitas atau organisasi hal seperti konflik , intrik maupun perdebatan adalah hal yang wajar, itu membuat personal yang ada didalam tubuh wismis menjadi lebih dewasa, wisata mistis merupaka sebuah komunitas umum yang siapa saja bisa masuk didalamnya dengan berbagai macam karakter, sifat, suku, agama dan bahasa wismis ada didalamnya. Di wismis pula tidak di ajarkan menjauhi sebuah masalah, tapi mendekati masalah tersebut untuk dirangkul dan diselesaikan secara bersama sama secara kekeluargaan, saat seorang anggota keluarga mengalami konflik, kita anggota keluarga yang ada didalam tidak boleh memihak kepada siapapun karena kita adalah keluarga, selesaikan semua masalah itu dengan kepala dingin , rendahkan ego, tanpa memihak mana yang benar dan mana yang salah, karena menyelesaikan sebuah masalah dengan memihak kepada yang benar dan yang salah, tidak akan ada ujungnya, malah menimbulkan perpecahan, menyelesaikan masalah cukup dengan merasa mengalah satu dengan yang lain, karena kita ada disini bukan mencari masalah tapi berpikir bagaimana wismis berkembang dan maju karena dukungan kita.

Saat kita berorganisasi yang kita pikirkan satu, kenapa kita ada disana, dan apa yang harus kita perbuat untuk organisasi dan komunitas ini, bagaimana kita bisa menjadi bagian dari komunitas dan organisasi ini,, Wismis berkembang karena orang-orang yang selalu memikirkan hal itu, menyisikan mungkin sedikit waktunya untuk mengelola dan memikirkan keberadaan wismis, tidak butuh waktu 24 jam untuk menjadi bagian dan bertanggung jawab kepada organisasi dan komunitas yang kita jalani, cukup rasa tanggung jawab saat kita berada didalam komunitas atau organisasi tersebut,,

Terimakasih kepada kalian yang selama ini selalu ada buat wismis yang terus mensupport dan berada di balik layar Wisata Mistis hingga sekarang, masih banyak PR untuk terus kita membenahi secara ke organisasi di eksternal maupun internal di wismis, mudah-mudah wisata mistis akan terus eksis dan bisa merayakan hari jadi hingga 10, 20, 50 tahun atau selama wisata mistis tetap eksis,,

Keep solid! 
Buktikan apa yang harus kalian berbuat untuk wisata mistis , dan kenapa kalian ada di Wisata Mistis, jangan mengeluh tentang apa yang terjadi.

."Not Just Community but We are Family"

Bandung, 10 April 2016

Minggu, 27 Maret 2016

[Video] Wisata Mistis Pariaman - Sejarah Batu Bajunjuang


Sebuah daerah yang berada di Sumatera Barat tepatnya sungai garinggiang, Kab. Padang Pariaman yang memiliki sebuah cerita legenda masyarakat konon kisah tersebut terjadi pada zaman dahulu, kisah tersebut menceritakan sebuah batu besar yang dikenal sebagai Batu Bajunjuang.
Apa itu Batu Bajunjuang...?
Saksikan Video Dokumentasi Ekspedisi Wisata Mistis Pariaman "Sejarah Batu Bajunjuang" berikut ini!

Sabtu, 28 November 2015

Misteri dibalik keindahan Bukti Semar Bahar, Muaro Jambi ~ Wisata Mistis Bahar

Wisata Mistis Bahar
Bukit semar yang terletak di Desa mekar  jaya, Kecamatan Bahar Utara, Kabupaten Muaro Jambi Provinsi Jambi, yang jauh dari keramaian warga tersimpan misteri yang menjadi perbincangan masyarakat sekitar. Letak kawasan bukit semar yang jauh dari keramaian penduduk, ditambah keindahan nya alam nya  membuat setiap orang yang pernah datang ketempat tersebut ingin mengunjungi , ternyata di balikan keindahan tempat tersebut ternyata tersimpan misteri dan mitos yang berkembang di masyaratkat sekitar, yang dimana menurut penuturan masyarakat sekitar sering terlihatnya  ada perwujudan sesesok semar, dan juga terdapat pertilasan macan putih selain itu terdapat juga perkampungan hunian yang di tutupi oleh selimut ghaib yang tidak terlihat, dikarenakan hal tersebut tersebut bukti semarang sering juga menjadi perbicang khalayak banyak selain dari keindahnya juga dari sisi mitos dan misteri didalamnya. Mendengar penuturan tersebut membuat tim wisata mistis menjadi penasaran untuk mengungkit dan mengungkap mitos yang beredar di masyarakat tersebut.
Akhirnya Hari sabtu Tanggal 14 november 2015, tepat nya pukul 19.00 WIB tim wisata mistis mengunjungi tempat tersebut di sambut dengan antusias warga sekitar yang berondong- bondong datang  untuk menyasikan dan menjadi peserta di ekspedisi Wisata Mistis Bahar  di awal kegiatan Team wisata mistis pun melakukan brieffing  untuk persiapan acara.

Brieffing
Pukul  20.00 WIB team wismis mulai membuka acara dan para peserta yang ingin ikut penelusuran wisata mistis dan merasakan panorama malem kawasan bukit semar , team  wismis pun  membagi peserta dalam 4 kelompok, 
Masing-masing tiap kelompok di pimpin oleh pemandu wisata mistis, dan team wismis pun melakukan penelusuran bersama peserta untuk menjelaskan dari sisi sejarah maupun informasi yang didapat kan.
Persiapan Penelusuran
Peserta pun di bagi menjadi 4 kelompok

Penelusaran pertama di pertilasan macan putih,peserta merasakan energi yang panas,baik telapak tangan dan seluruh badan.dan sebagian peserta melihat melihat sesosok perwujudan dari macan putih dengan tubuh besar dengan mata berwarna merah.
Terus kami melanjutkan kepenelusuran ke yaitu areal perkampungan bunian yang dimna tempat ini paling jauh jarak tempuh nya dengan penelusuran pertama,di penelusaran kedua peserta merasakan energi yang sangat kuat, peserta pun merasakan sakit kepala dan sebagian peserta ada melihat cahaya merah seperti bola api yang berpindah- pindah.>
Dan kami pun melanjutkan ke penelusuran yang terakhir,dan penelusran terakhir ini dimana tempat ini lah yang akan kami ungkapdan investigasi tentang mitos-mitos selama ini yang sering di bicarakan oleh masyarakat sekitar di areal bukit semar, Kami pun mulai melakukan penelusuran team pun berkomunikasi dengan para peserta agar peserta bener-bener merasakan energi yang ada di bukit semar, peserta merasakan energi dingin seperti putaran angin dan sebagian yang merasakan energi panas di sekitar telapak tangan , peserta pun ada yang melihat sesosok perwujudan seperti pewayangan dan jaga melihat sesosok wanita berambut panjang memakai baju putih dengan muka ancur

Acara selanjutnya kembali dengan pengungkapan misteri bukit semar dengan mediumisasi atau mencoba berinteraksi untuk mencari informasi dari sisi metafisik ,team pun mulai melakukan mediumisasi dengan anggota metafisikdi bantu oleh mediator, team metafisik berkomunikasi dengan penghuni areal bukit semar, team mitafisik melakukan investigasi penggungkapan dengan media mediator, mediator pun mengalami proses kemasukan dari penghuni bukit semar, Dan salah satu team wismis menanyakankan beberapa infomasi tentang mitos dan misteri yang berada di tempat ini benar atau tidak dari sisi mereka , mediator pun berbicara dengan nama KI semar, dengan umur 1500 tahun, dengan perwujudan pewayangan semar tujuan di tempat ini katanya sesesok jin khorim yang menyukai dari sifat dan jenis sesosok pewayangan semar, dan mediator pun memberikan saran dan pesan kepada masyarakat sekitar dan masyarakat luar, Bila ingin menikmati indah ny bukit semar hendaknya jangan melakukan maksiat yang di larang oleh agama,s aran dari penghuni bukit semar adalah jangan mengotori tempat ini, sebagaimana jika rumah kita di kotori oleh orang lain bagaimana perasaan kita, hendak nya kita saling menjaga keindahan bukit semar ini,

Dan sosok yang masuk ke raga mediator pun memberikan sebuah benda untuk team wismis sebgai ucapan terimakasih karena turun membantu sebagai penghubungan dan pemberi informasi soal keadaan di bukti semar, benda tersebut berbentuk keris pewayangan semar. di sisi lain salah satu team wisata mistis pun mulai melukis beberapa sosok yang tampak saat Ekspedisi tersebut, Hasil dari mediumisasi tersebut adalah menjelaskan perwujudan sesosok pewayangan semar dan sebelah nya ada sesosok wanita berambut panjang dan wajah nya hanjur berantakan

Hasil Sketsa
Setelah melakukan mediumisasi acara selanjutnyayaitu UJI  NYALI ,dimana peserta diberikan  penerangan berupa lilin, ada 4 orang  peserta UJI NYALI yang turut serta pada ekspedisi kali ini dan akan kita ajak kedua tempat pertilasan macan putih dan kampung Bunian, Hasil nya kedua peserta melihat sesosok tinggi besar berbulu dan bermata merah,dan melihat cahaya seperti bola api melintas di depanya nya yang di kelilingi pohon sawit, Dari hasil ekspedisi kami dapet pelajaran yang dapat kami simpulakan tentang bukit semar ini, sejarah singkat tentang bukit semar ini adalah bukit yang paling tinggi diantara bukit-bukit yang lain nya,sehingga kita dapet memandang luas daerah lain dari ketinggian bukit semar ini, sehingga setiap orang inggin merasakan terhanyut dengan keindahan pemandangan bukit semar, Mitos yang tersembunyi dari areal kawasan bukit semar ini adalah disini memang ada sesosok perwujudan semar tapi dari golongan bangsa jin yang menyerupai perwujudan dari pewayangan semar, Golongan bangsa jin ini  tertarik dengan perwujudan pewayangan semar baik dari pakian sampai cara dia berinteraksi dengan mahluk alam lainnya, Pesan moril nya yang di sampaikan kepada masyarakat dari team wismis adalah tetaplah menjaga etikaan budaya dan adat istiadat,dan tetaplah menjaga tempat ini jangan sampai di kotori dengan perbuatan yang mengundang maksiat, Tetep beradat pada pegangan agama kita, jangan lah kita muda tertipu daya oleh golongan setan dan bangsa jin sehingga kita dapet melupakan tuhan kita sendiri yang maha ESA, Unsur budaya dan sejarah team wismis jelaskan bahwa kawasan bukit semar masih ada tersimpan budaya kita seperti keris pewayangan semar ini adalah salah satu peninggalan budaya indonesia yang perlu kita lestarikan dan angkat ke hadapan masyarakat umum, dan jangan sampai budaya indonesia yang kita miliki hilang atau lenyap di telan alam.


Untuk menyaksikan video Ekspedisi Misteri dibalik keindahan Bukti Semar Bahar, Muaro Jambi , Klik link berikut ini https://www.youtube.com/watch?v=Eb82fNvuIQo

[Info] Sungai Bahar, Muaro jambi Regional Baru Wisata Mistis


Wisata Mistis kini secara resmi kembali memiliki regional baru sekaligus menjadi keluarga Besar Wisata Mistis Indonesia yang ke 7 yaitu Wisata Mistis Sungai Bahar yang dimana M Irman di percaya menjadi ketua umum Wisata Mistis Sungai Bahar periode 2015/2017. Dengan di resmikanya Sungai Bahar sebagai salah satu regional Wisata Mistis berarti memberikan kemudahan bagi rekan-rekan di Sungai Bahar, Kabupaten Muaro Jambi Provinsi Jambi untuk bergabung menjadi anggota wisata mistis dan bisa merasakan sensasi berwisata ala wisata mistis sekaligus menjadi bagian keluarga besar Wisata Mistis serta ikut mengembangkan komunitas ini agar bisa memberikan kontribusi di bidang pariwisata Kab Kabupaten Muaro Jambi .

Untuk info lebih lengkap soal Wisata Mistis Sungai Bahar teman- teman bisa gabung atau menghubungi kontak dibawah ini  :

Alamat Sekretariat : Desa marga Mulya unit 2, Jalur 3 RT 09 RW 03, Kecamatan Sungai Bahar, Kab Muaro Jambi, Provinsi Jambi
Phone : +62 823 061 406 14
Pin BBM : 7CB987BF
Email : sungai.bahar@wisatamistis.com

Selasa, 10 November 2015

[Video] Wisata Mistis Pariaman - Desa Lain Kurai Taji


[WISATA MISTIS PARIAMAN]
Present.


Pada tanggal 3 Oktober 2015, Wisata Mistis Pariaman mengadakan Ekspedisi ke suatu Desa yang bernama "Desa Lain Kurai Taji" Terletak di Pariaman, Sumatera barat yang dimana desa tersebut memiliki banyaknya mitos dan cerita mistis yang beredar dimasyarakat, mulai dari kampung bunian, harimau lumpuah (keilmuan dari harimau yang lumpuh), anak yang hilang, dll.
Apakah kabar yang beredar benar adanya? atau hanya mitos belaka?

Saksikan VideoEkspedisi Wisata Mistis Pariaman dalam mengungkap mitos tersebut




Minggu, 18 Oktober 2015

Segera beredar Buku " Penghuni Tanah Tabu " by Wisata Mistis


Akhir Bulan Oktober 2015 , akan segera hadir Buku "Penghuni Tanah tabu" di toko buku Gramedia di daerah Jabotabek dan Bandung, Buku yang menceritakan pengalaman nyata teman-teman wisata mistis saat melakukan penelusuran dalam mengungkap mitos dan sejarah, akan menjadikan para pembaca terasa terjun langsung mengikuti setiap petualangan Wisata mistis ke setiap tempat yang mencekam !

Ini 7 tempat wisata mistis di Bandung, berani ke sana?

Merdeka.com - Wisata malam di Bandung mungkin sudah biasa. Tapi bagaimana jika wisata malam dilakukan di tempat-tempat mistis? Nah, Komunitas Wisata Mistis menyediakan layanan wisata khusus ke lokasi-lokasi yang dikenal anker di Kota Bandung.

Penasihat Komunitas Wisata Mistis Iman Abdurahman, mengatakan sebenarnya banyak sekali tempat di Bandung yang terkenal karena urban legend-nya. Sebagai contoh, ia mengungkapkan, ada 7 tempat yang pernah menjadi objek ekspedisi wisata mistis.

"Tujuan eksedisi kami bukan untuk memburu hantu, tetapi untuk menelusuri mitos dan sejarah yang melingkupinya," kata Iman saat berbincang dengan Merdeka Bandung, Sabtu (03/10). Berikut 7 tempat wisata mistis tersebut:

Patung Pastor di Taman Maluku


Patung ini berada di komplek Taman Maluku, berseberangan dengan Kodam III/Siliwangi dan Kantor Dinas Penduduk dan Catatan Sipil Kota Bandung. Sang pastor adalah H.C. Verbraak, pastor Belanda yang bertugas di Aceh pada 1870 dan daerah lain di Indonesia.

Konon, patung tersebut suka berjalan di malam hari. Iman Abdurahman mengatakan, Komunitas Wisata Mistis sudah melakukan ekspedisi di lokasi tersebut. Di sela ekspedisi dilakukan mediumisasi, yaitu sejenis ritual untuk berinteraksi secara supranatural.

Hasilnya, kata dia, tidak benar jika patung itu bisa jalan sendiri. Menurut dia, mistos di seputar patung muncul karena halusinasi mata. Patung tersebut dibuat begitu apik dan detail, termasuk tatapan matanya begitu realis. Sehingga orang yang melihat dengan rasa takut bisa jadi menimbulkan halusinasi seakan-akan patung itu hidup.

Jalan Babakan Siliwangi


Menurut Iman, tepat di belokan menurun Jalan Siliwangi sering muncul cerita hantu anak kecil. Warga berinisiatif menggantung boneka di atas pohon, agar anak kecil tersebut bermain dengan boneka dan tidak bermain di jalan. Konon, seringnya kecelakaan di daerah ini karena ada anak kecil yang bermain di jalan.

Saat tim Wisata Malam melakukan mediumisasi, Iman menyatakan mitos anak kecil tersebut tidak benar. Sejumlah kecelakaan di daerah tersebut bukan karena makhluk alus, apalagi oleh hantu anak kecil. Hasil mediumisasi menyatakan, kecelakaan terjadi justru karena posisi jalan menurun, penerangan di malam hari minim, serta minimnya faktor kehati-hatian.

Goa Belanda Dago Pakar
Di goa ini muncul mitos tidak boleh menyebutkan kata 'lada' yang dalam bahasa Indonesia berarti 'pedas'. Konon, lada adalah nama tokoh setempat yang dikultuskan. Jika kata itu diucapkan akan membawa sial. Menurut Iman, aura mistis di Goa Belanda sangat kuat. Selain itu, nilai sejarahnya juga tinggi.

Jalan Belitung
Lokasi yang dikenal mistis lainnya terdapat di Jalan Belitung, tepatnya di sekitar sebuah SMA negeri. Di sana diceritakan sering muncul penampakan none Belanda bernama Nancy. Tim Wisata Malam sudah mengunjungi lokasi anker ini, namun tidak melakukan mediumisasi, jadi tidak ada komunikasi secara supranatural dengan si none.
Tebing Keraton


Tebing ini berupa hamparan tebing dan pepohonan yang membentang hijau di kawasan Dago. Menurut tokoh setempat, kata Iman, saking indahnya tebing ini maka dinamai Tebing Keraton. Tapi muncul mitos bahwa di tebing tersebut memang 'ada' keraton.

Tim Wisata Malam sudah melakukan mediumisasi dan menyatakan mitos adanya keraton tidak benar, kecuali di bawahnya.

Bangunan Tua Belakang Terminal Ledeng

Di daerah ini juga dikenal anker. Menurut Iman, salah seorang peserta Wisata Malam mengaku melihat perempuan berbaju merah. Perempuan itu meminta tim agar pergi dari gedung. Di perjalanan pulang, sambung dia, ada peserta yang mendengar auman harimau.

Gedung Palaguna

Bekas Gedung Palaguna terdapat di antara Jalan Asia-Afrika dan Dewi Sartika. Di gedung tua bekas bioskop ini, tim Wisata Malam sudah melakukan ekspedisi dan mediumisasi. Hasilnya, ada sesosok perempuan misterius.

Masih banyak daerah-daerah lain yang menjadi objek Komunitas Wisata Mistis. Komunitas ini juga membuka jaringan di daerah lain, di antaranya Pantura, Jambi, Padang-Pariaman, Balikpapan dan Melawi.

Sumber

Takut gelap? Ikuti terapi ala Wisata Mistis Bandung ini


Merdeka.com -  Wisata mistis diyakini sebagai alternatif untuk membuktikan mitos dan menghilangkan rasa takut. Banyak peserta yang tadinya penakut saat berada di tempat gelap dan sepi jadi pemberani setelah mengikuti ekspedisi Komunitas Wisata Mistis (Wismis) Bandung.

"Ekspedisi kita jadi semacam terapi untuk yang takut gelap. Ada peserta yang awalnya tidak mau ikut ekspedisi, setelah sekali ikut jadi ketagihan," kata Penasihat Wisata Mistis Bandung Iman Abdurahman, kepada Merdeka Bandung, Sabtu (3/10).

Ia menjelaskan, tujuan Komunitas Wismis tidak semata-mata mencari tempat angker. Komunitas ini punya sejumlah kriteria dalam mencari peserta maupun menentukan tempat ekspedisi. "Kalau cuman angker, kita tinggal datangi saja kuburan," katanya.

Ia menegaskan, komunitas yang berdiri 2011 ini bukanlah kumpulan paranormal atau dukun. Mayoritas pengurusnya adalah anak muda melek internet. Komunitas Wismis sendiri terbentuk lewat forum digital Kaskus.

Di forum tersebut, awalnya hanya di-share foto tempat angker di Bandung, yakni sebuah sekolah di Jalan Belitung yang terkenal dengan penampakan none Belanda. Ternyata respon Kaskuser luar biasa. Akhirnya diputuskan untuk mendatangi tempat tersebut beramai-ramai. Di sana mereka jalan-jalan malam sambil ber-selfie ria.

Setelah itu mereka mencari tempat angker lainnya, sebuah kuburan tua di daerah Jalan Sangkuriang. Jumlah peserta masih sedikit, antara tujuh sampai sembilan orang. "Itulah kuburan satu-satunya kita datangi. Hasilnya pun tidak memuaskan, kuburannya tak ketemu," katanya seraya terbahak.

Mereka pun mulai merumuskan konsep lebih serius. Maka terbentuklah Komunitas Wismis, Iman sendiri yang jadi ketua waktu itu. Mereka menyusun struktur organisasi, AD/ART, dan prosedur penjaringan peserta.

Peserta yang berminat, tutur Iman, tidak langsung dibawa ke tempat ekspedisi, melainkan diajak ngumpul dulu di tempat Komunitas Wismis biasa nongkrong, yakni di angkringan ITB tiap Rabu malam. Di sana peserta akan diterangkan visi misi komunitas, bahwa tujuan utama komunitas adalah menelusuri mitos dan sejarah tempat ekspedisi. 

"Kita bukan pemburu hantu, kita mempelajari mitos, mencari penjelasan logisnya, dan menelusuri sejarah lokalnya," terangnya.

Setelah sharing di acara tiap Rabu malam, baru diputuskan untuk ekspedisi yang biasa digelar tiap malam Minggu. Seminggu sebelum ekspedisi, tim Komunitas Wismis melakukan survei, mengurus perizinan, dan menyiapkan narasumber lokal.

Pada hari H mereka berangkat ramai-ramai. Awalnya jumlah peserta tidak banyak, kurang dari 10 orang. Berikutnya jumlah peserta terus meningkat, minimal 30 orang dalam sekali ekspedisi, pernah 40 sampai 50 orang seperti pada ekspedisi terbaru di Goa Belanda, Dago Pakar, Bandung. 

Rencananya mereka berencana menerbitkan buku hasil ekspedisi selama ini. Buku ini berisi testimoni peserta, mitos dan sejarah lokasi-lokasi ekspedisi. Materi buku di antaranya sudah dimuat di situs www.wisatamistis.com.

Rencana lain, Komunitas Wismis menjejaki kerja sama dengan Dinas Pariwisata Jawa Barat untuk mendorong wisata mistis sebagai wisata alternatif Kota Bandung.

Sumber

Senin, 21 September 2015

Wisata Mistis di Posisi ke 3 , Community Star 2015 MGT Radio

certificate dan trophy Community Star 2015
Di ajang Awarding Night The New MGT Radio Community Star 2015 yang di selenggarakan Hari rabu 16 September 2015 bertempat di Hotel Novotel yang di ikut puluhan komunitas lain termasuk wisata mistis, acara tersebut adalah kegiatan lanjutan dari perayaan hari jadi MGT Radio yang ke 34, dengan Tema Juaranya bandung, dimeriahkan oleh performaces dari Yuka, rega, Joda Band, Tataloe percussion dan Stand Up Indo Bandung. 

Pada akhir acara yang merupakan kegiatan utama pembacaan untuk pemenang Penghargaan Community Star 2015,  dan Komunitas Wisata Mistis pun terpilih menjadi penerima penghargaan di posisi ketiga Community star 2015. Terimkasih kasih atas dukungan teman-teman terhadap Wisata Mistis di ajang tersebut dan Terimakasih MGT Radio 34 tahun eksis mengudara, selalu tambah keren dan  menjadi juaranya Bandung.(*dad)

Perwakilan Komunitas Wisata Mistis
Penerimaan penghargaan yang di wakil oleh kang ridky


Sabtu, 05 September 2015

[Wisata Mistis Pariaman] Tabir Lain AKPER Pemda


Sabtu, 5 september 2015 tepatnya pada malam minggu suasana di pantai gandoriah yang sangat ramai dikunjungi wisatawan dan para muda mudi untuk melihat keindahan pantai dengan di hiasi beberapa patung tabuik sebagai ikon kota pariaman.suasana pantai yang memberikan pesona yang cantik dan menawan serta nyaman untuk dinikmati membuat  wisatawan dari luar kota pun berkunjung ke pantai ini.
Malam itu tim wisata mistis juga berkumpul di pantai gandoriah yang merupakan titik kumpul tim, setelah seluruh anggota tim wismis berkumpul dilokasi, perjalanan tim wismis pun dilanjutkan menuju lokasi yang tidak jauh dari pantai gandoriah tepatnya di desa Ampalu yang disana terdapat sebuah bangunan yang sudah 2 (dua) tahun ditinggalkan dan tidak ada penerangan dilokasi tersebut.bangunan tersebut merupakan bekas kampus AKPER PEMDA (Akademi Keperawatan Pemerintah daerah), bangunan tersebut sudah banyak ditumbuhi tumbuhan liar serta banyaknya pohon besar dilokasi tersebut.pada malam itu peserta ekspedisi berjumlah 34 (tiga puluh empat) orang dan tim wismis pariaman berjumlah 17 (tujuh belas)  orang.setelah persiapan tim selesai, peserta ekspedisi di ajak berkeliling lokasi dengan dibagi atas dua tim.tim pertama menelusuri bagian kiri Akper tersebut dan tim kedua menelusuri bagian kanan Akper.penelusuran pada bagian kiri Akper Pemda,ada peserta yang melihat sesosok bayangan melintas dan terdengar suara tangisan pada salah satu lokal/ruangan yang berada didekat peserta.tim wismis jelaskan bahwa pada bagian kiri Akper Pemda ini ada beberapa sosok makhluk astral diantaranya ada Kuntilanak,sosok tuyul,Genderuwo, siluman ular, burung gagak mistis dan siluman Harimau.ada beberapa peserta ekspedisi yang ingin melakukan interaksi dengan makhluk tersebut,dengan dibantu oleh tim wismis pariaman, peserta ekspedisi ada yang merasakan panas dibagian tangan dan pundaknya terasa berat.disisi kanan Akper Pemda pada saat penelusuran,ada beberapa peserta melihat penampakan berbagai macam makhluk astral,diantaranya sosok kunti,siluman monyet,siluman ular.tim wismis mnjelaskan sosok itu memang ada dan ada tambahan sosok pocong yang lokasinya berada di dekat bekas wc Akper Pemda serta genderuwo yang berdiri di dekat pagar Akper pemda,disaat penelusuran didekat sebuah pohon besar ada suara gaduh serta ada yang meludah dari pohon besar tersebut,ketika tim wismis dan peserta ekspedisi semakin mendekat ke pohon besar tiba-tiba salah seorang peserta ekspedisi kerasukan sosok siluman monyet.tim wismis kaget lalu sosok tersebut di keluarkan oleh tim metafisik wisata mistis pariaman lalu peserta ekspedisi pun dinetralkan.
Acara selanjutnya pun dimulai yaitu uji nyali dan mediumisasi,ada dua orang peserta uji nyali yang mengajukan diri karena masih kurang merasakan sensasi makhluk astral dilokasi tersebut.uji nyali pun dilakukan selama 15 menit didalam ruang rektor pada saat uji nyali dimulai,peserta pertama tidak berhasil bertahan selama waktu yang ditentukan karena peserta pertama melihat sosok berbulu datang kearahnya dan peserta pertama pun kabur keluar ruangan tersebut,kemudian pada saat peserta kedua melakukan uji nyali peserta tersebut mengaku mendengar tangisan dan mendengar suara langkah kaki serta melihat sosok anak kecil berlarian di sekitar lokasi,namun peserta kedua ini berhasil melakukan uji nyali sesuai waktu yang ditentukan oleh tim wismis.
Selanjutnya kamipun melakukan Mediumisasi pertama kami lakukan dengan mediator yang bernama fikrul,di saat mediator di rasuki oleh makluk penghuni setempat dengan wujud orang tinggi besar berbulu atau yang di kenal dengan nama genderuwo, kami mendapat informasi dari makluk tersebut bahwasanya kedatangan kami di sana telah mengganggu ketenangan nya, makluk tersebut marah terhadap kami,akhir nya makluk tersebut menarik host kami ke suatu tempat yg di mana memiliki benda pusaka yg di jaga oleh makluk yang merasuki tubuh mediator kami, karna ada beberapa hal yang mengancam keselamatan mediator kami akhir nya mediator sadarkan.
        Mediumisasi yang kedua kami lakukan untuk menggali informasi yang kami butuhkan karna mediumisasi yang pertama kami tidak mendapatkan informasi, mediator kami yang kedua bernama wili, saat mediator kami di rasuki makluk astral tersebut sang makluk marah terhadap kami tim wismis. dan kami berusaha untuk menenangkan makluk tersebut supaya kami bisa mendapatkan informasi yang butuhkan, setelah makluk tadi sudah mulai tenang kamipun melontarkan beberapa pertanyaaan kepada makluk tersebut, pertanyaan yang kami lontarkan mulai dari nama, usia, sosok, dan asal usul makluk tersebut. sosok makluk tersebut mengaku bernama inyiak balang ( harimau belang ). beliau mengaku bahwasanya setiap ganguan atau penampakan dilokasi tersebut itu ulah dari nya, dia yang sering menggangu masyarakat bahkan mahasiswa/i yang belajar disana. mahasiswa/i disana dahulu memang sering terjadi kesurupan massal. untuk itu kami pun langsung membuat perjanjian kepada makluk tersebut supaya makluk tersebut tidak mengganggu lagi terhadap mahasiswa/i atau masyarakat setempat,awal nya makluk tersebut tidak mau dengan perjanjian yang kami buat, dia malah mau menyerang kami, akhir nya tim metafisik kami mengambil tindakan untuk memberi sedikit  peringatan kepada makluk tersebut dan alhasil makluk tersebut mengaku kalah dan mau menyetujui perjanjian yang kami buat. isi dari perjanjian yg kami buat adalah bagaimana supaya makluk yang ada disana tidak mengganggu lagi terhadap mahasiswa/i atau masyarakat setempat.

Lukisan Gaib Akper
Kami rasa informasi yang kami peroleh belum cukup mediator ke tiga yang bernama afri pun di rasuki sesosok harimau yang beliau berpesan agar tempat tersebut di bersihkan dan diberi penerangan agar makluk ghaib penghuni atau penunggu di sana ternetralisir dan dirasa informasi telah cukup dan berakhir jua lah ekpedisi kami di akper pemda pasir pauh kota pariaman.

Alhamdulillah ekpedisi Wismis Pariaman berjalan sukses :) 
 Sampai ketemu di ekpedisi wisata mistis pariaman selanjutnya ;)


Penulis
Diko Putra
Juli Sandoro
Angga .//A.c0de
Kota Pariaman, Sumatera Barat.

Jumat, 28 Agustus 2015

[Info] Pariaman Regional Baru Wisata Mistis

Logo Original Wisata Mistis Pariaman
Wisata Mistis kini secara resmi kembali memiliki regional baru sekaligus menjadi keluarga besar Wisata Mistis Indonesia yang ke 6 yaitu Wisata Mistis Pariaman yang dimana Milman di percaya menjadi ketua umum Wisata Mistis Pariaman periode 2015/2017. Dengan di resmikanya Pariaman sebagai salah satu regional Wisata Mistis berarti memberikan kemudahan bagi rekan-rekan di Pariaman, Sumatera Barat untuk bergabung menjadi anggota wisata mistis dan bisa merasakan sensasi berwisata ala wisata mistis sekaligus menjadi bagian keluarga besar Wisata Mistis serta ikut mengembangkan komunitas ini agar bisa memberikan kontribusi di bidang pariwisata Kota Pariaman dan Sumatera barat.

Untuk info lebih lengkap soal Wisata Mistis pariaman teman- teman bisa gabung atau menghubungi kontak dibawah ini  :

Group FB https://www.facebook.com/groups/WisataMistisPariaman
twitter @wismispariaman
Phone : +62 852-6363-4100
Pin bbm : 5185A212
Email : pariaman@wisatamistis.com

[Wisata Mistis Pariaman] Misteri GOR yang Terbengkalai

"Not Just A communiry but We Are family"
Hari sabtu tanggal 15 agustus 2015,tepatnya pada malam minggu banyak muda mudi berkeliaran dimalam itu, karena lokasi ekspedisi di tepi pantai tempat mereka nongkrong. tapi disisi wisata mistis agak jauh dari keramaian tersebut ekspedisi dilakukan disebuah GOR terbengkalai di daerah pauh kota pariaman, Ekspedisi ini merupakan ekspedisi pertama kami menjadi bagian keluarga besar Wisata Mistis Indonesia, dengan di tandai berkunjungan Wisata mistis jambi sebgai perwakilan dari Wisata Mistis indonesia untuk pra peresmian Wisata Mistis pariaman menjadi kelaurga besar Wisata Mistis Indonesia.
Pada malam itu kami berkumpul di daerah pantai kata. Omong-omong soal Pantai kata, bagi warga di daerah pariaman mungkin sudah tidak asing lagi dengan keindahan pantai yang satu ini, pantai yang masih sangat alami dan belum sepenuhnya terjamah oleh tangan manusia. Dijamin akan menghadirkan kesan yang berbeda bagi anda yang datang ke pantai ini, Lokasi pantai kata ini membentang sepanjang Nagari Taluak sampai ke Nagari Karan Aur, tidak jauh dari Selatan Kota Pariaman, hanya berjarak sekitar tiga Kilometer. Untuk menuju kesini, anda dapat menuju ke Nagari Taluak dengan menggunakan kendaraan pribadi ataupun dengan menggunakan kendaraan umum. Jika anda akan menggunakan kendaraan pribadi, maka anda dapat mencapai kesini dengan waktu yang lebih cepat, tidak perlu khawatir tersesat untuk menuju kesini, karena jalannya sangat jelas.Di balik keindahan pantai ini ternyata terdapat salah satu bangun yang terbengkalai dan sering menjadi bahan omongan masyarakat sekitar tentang ke angker bangun tersebut. Bangun tersebut merupakan gelanggang olahraga atau Gor yang sudah lama tidak terpakai. Awal eksepedisi pun dimulai setelah anggota lengkap kami langsung menuju GOR terbengkalai tersebut yang ada di daerah Pau, Pariman. GOR ini sudah lama dibiarkan kosong dan tidak terawat, bahkan dindingnya sudah ditumbuhi tanaman liar. Ekspedisi malam ini di ikuti sebanyak 24 orang anggota wisata mistis, yang terdiri dari 17 orang anggota wismis pariaman dan 7 orang anggota wismis jambi. sesampainya di dekat lokasi kami berkumpul untuk melakukan brieffing dan doa bersama sebelum melakukan kegiatan ekspedisi, kami pun berjalan menuju GOR terbengkalai tersebut , lokasi ini terletak di pinggir jalan, hanya ini satu-satunya lokasi yang gelap di antara tempat lainnya, masyarakat sekitar pun sudah tidak aneh akan tempat ini, salah satu mitos yang beredar seringnya penampakan hantu wanita menangis, yang sering menganggu warga.
Lokasi

Tim dan anggota masuk ke area bekas GOR dan kami langsung menuju kedalam, GOR itu pun sudah banyak di tumbuhi ilalang dan di kelilingi pepohonan, kami pun di bagi 2 kelompok, kelompok pertama menulusuri tribun kanan, dan kelompok kedua menelusuri tribun kiri.
Dalam tribun sebelah kiri sekitar tim metafisik wismis menjelaskan banyak sosok kuntilanak ada juga sosok dengan muka hancur , dan ada pula sosok banaspati dilokasi GOR tersebut, ada peserta ekspedisi yang ingin mencoba merasakan keberadaan mereka, dengan di bantu tim wismis, tangan peserta ekspedisi di suruh di dekatkan ke satu titik dan setelah beberapa saat tangan peserta pun merasakan seperti tersetrum, menurut tim di lokasi itu terdapat sosok pocong
Sedangkan penelusuran di dalam tribun kanan ada beberapa peserta ekspedisi yang mendengarkan suara lemparan dan suara gaduh, tapi setelah di cek tepatnya di kamar mandi tidak ada yang aneh., tim metafisik menjelaskan melihat sosok siluman berbadan besar memiliki tanduk yang melintas ke salah satu ruangan, ada beberapa peserta ekspedisi ikut merasa badannya ada yang menyentuh dan ada beberapa peserta yang kesurupan.
Penulusuran pun kita sudahi dan di lanjut ke acara selanjutnya yaitu uji nyali dan mediumisasi , kali ini ada dua pesrta uji nyali yang ingin merasakan interaksi dan ekstensi si makhluk astral.kedua peserta uji nyali berhasil menyelesaikan uji nyalinya selama 15 menit dan mendapatkan sensasi astral yang luar biasa dan ada peserta uji nyali yang melihat makhluk astral tersebut secara utuh.setelah itu diadakan mediumisasi dengan beberapa mediator.mediator yang pertama dimasuki sosok wanita yang menangis mengaku bahwa dirinya mati gantung diri dilokasi tersebut,dan hantu wanita ini tidak mau menjelaskan tentang lokasi.jin wanita tersebut dikeluarkan.setelah 3 kali ganti mediator belum ada jawaban pasti. setelah mediator keempat masuk sesosok siluman berbadan besar kebadan mediator. mediator dari salah satu anggota wismis Jambi ini pun duduk di tengah-tengah lingkaran anggota wismis, ketika sosok astral masuk dalam tubuhnya tiba-tiba dia berontak, tapi kami bujuk agar tenang dan coba tuk berkomunikasi. 
Peserta berkumpul
Kami pun bertanya tentang informasi dari tempat ini, sosok siluman ini mengatakan dulu tempat ini milik pemda hanya dipakai satu kali acara saja.dan pernah ada warga sekitar gantung diri dilokasi sehingga tempat ini ditutup.setelah tempat ini ditutup,banyak warga yang menjadikan tempat tersebut tempat pesugihan dan ada juga yang mencari nmor togel di lokasi ini.sehingga hawanya cukup menegangkan pada saat malam hari.dan mengenai sosok penampakan wanita yang menangis dan sering dilihat warga.siluman ini mengatakan bahwa sosok tersebut ingin disempurnakan ruh nya.
Dirasa cukup mediumisasi pun di akhiri, saat mengeluarkan sosok siluman di tubuh mediator tiba-tiba ada satu sosok lain yang masuk kedalam tubuh mediator,tim wismis sempat kaget karna sosok tersebut masuk secara tiba-tiba. sosok tersebut berpesan agar tersebut dibersihkan dan diberi penerangan agar hawa mistisnya berkurang, lalu sosok jin tersebut keluar dengan sendirinya, Alhamdulillah suasana mulai tenang dan kondusif kembali
Kami pun mengeakhiri kegiatan ekspedisi wismis malam ini dengan proses cleansing berguna untuk mengecek dan membersihkan kembali kondisi para anggota dari energy-energi negative yang menempel, semoga perjalanan ekspedisi wismis kali ini kita mendapatkan pelajaran dan sisi positifnya.
Sampai jumpa di Ekspedisi Wismis selanjutnya dengan tempat yang berbeda.


Senin, 04 Mei 2015

[Wisata Mistis Jambi] Ekspedisi Rumah jepang Part 2




Pada saat melakukan mediumisasi ternyata sosok yang masuk kedalam tubuh mediator pertama kali adalah sosok Panglima yang mengaku bernama Lancang Kuning dia menceritakan bahwa sebelum rumah Jepang itu di bangun ternyata sudah ada kerajaan tetapi panglima tersebut tidak mau memberi tahu nama kerajaan yang pernah ia bangun.
Saat mediumisasi selanjutnya sosok kedua yang masuk ke dalam tubuh mediator ialah pembantu di rumah jepang waktu dahulu yang mengaku bernama Haryono. Sosok itu menceritakan bahwa dahulu rumah Jepang itu adalah kantor dari perkebunan Jepang itu sendiri, dia menceritakan bahwa ditempat itu selain kantor juga ada ruang bawah tanah yang di pakai untuk menghukum mati seperti pemenggalan dan tembak mati orang-orang Indonesia dan Jepang sendiri.
Dari hasil mediumisasi sang mediator mendapatkan dua buah cinderamata berupa batu yang diberikan oleh kedua sosok yang masuk ke tubuh mediator.

                                         PENARIKAN CINDERAMATA OLEH MEDIATOR

Setelah melakukan mediumisasi acara dilanjutkan ke tahap selanjutnya yaitu UJI NYALI dan LUKISAN ILUSTRASI makhluk astral oleh team metafisik. Ada lima orang peserta Uji Nyali yg turut serta pada Ekspedisi kali ini dan akan kita ajak ke dua tempat Lantai dua Rumah Jepang dan Depan Pemakaman dekat terowongan bawah tanah. Hasilnya ada dua peserta yang melihat sosok makhluk astral perempuan dengan leher sedikit putus, ada juga yang melihat sosok putih di dalam semak-semak dekat terowongan bawah tanah selebihnya hanya berupa suara-suara saja.
Berikut akan kami tag hasil gambar ilustrasi yang dibuat oleh team metafisik kami.


                                           HASIL GAMBAR ILUSTRASI SAAT EKSPEDISI


[Wisata Mistis Jambi] Ekspedisi Rumah jepang Part 1


Rumah peninggalan JEPANG ini dibangun pada tahun 1921, pada saat ini masih ditempati oleh ahli warisnya. menurut cerita dari ahli warisnya rumah ini awalnya menjadi kantor untuk perkebunan dimana perkebunan itu hanya sebagai topeng bagi pasukan jepang agar tidak diburu oleh pasukan belanda.
Di sekitar rumah ini terdapat 1 bunker/terowongan bawah tanah yang difungsikan untuk eksekusi mati bagi siapapun yang bersalah termasuk warga jepang itu sendiri. Dan juga ada sumur tua yang masih di fungsikan sampai saat ini oleh ahli warisnya.

PENELUSURAN

Pada saat tim WISATA MISTIS JAMBI melakukan penelusuran atau survei di lokasi tersebut memang banyak mitos-mitos ataupun cerita dari masyarakat setempat ataupun ahli waris bahwasannya mereka melihat sosok/penampakan makhluk astral yang justru bukan penampakan pasukan jepang itu sendiri melainkan penampakan makhluk astral lainnya.


                 PENELUSURAN WISATA MISTIS KE BUNKER PADA MALAM HARI

Pada saat tim wisata mistis jambi melakukan penelusuran di bunker menemukan ular berkepala dua dan melihat sesosok makhluk tinggi besar yang diperkirakan oleh tim metafisik adalah sesosok penunggu bunker tersebut.

                        INTERAKSI TIM METAFISIK TERHADAP MAKHLUK ASTRAL

Di sekitaran rumah peninggalan jepang tersebut terdapat makam keluaraga dari ahli waris, dan tim metafisik mencoba berinteraksi terhadap penunggu di sekitar makam dan hasil dari interaksi tim metafisik mendapatkan informasi dari sosok perempuan bahwa sosok tersebut bukan penunggu disitu melainkan pendatang.

                                               SUMUR TUA PENINGGALAN JEPANG
  
Ketika tim ekspedisi WISATA MISTIS menelusuri sumur tua peninggalan jepang, menurut narasumber kita setiap malam jum'at sumur ini mengeluarkan cahaya dan konon ceritanya sumur ini dahulu digunakan tentara jepang untuk mandi.